Potensi Daya Tarik Wisata Kabupaten Bogor

Pengembangan daerah Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Jawa Barat dan tingkat nasional cukup besar karena Kabupaten Bogor memiliki cukup banyak potensi daya tarik wisata baik sumber daya alam maupun budaya. Posisi geografis Kabupaten Bogor juga cukup strategis ditinjau dari jarak dan waktu tempuh dari daerah potensi wisatawan, yaitu berdekatan dengan ibukota Negara yang merupakan pintu gerbang internasional dan daerah tujuan wisata unggulan, serta berada pada jalur lintasan antar kota.

Potensi daya tarik wisata Kabupaten Bogor selengkapnya adalah sebagai berikut : (1) Masjid Atta’awun – Puncak, (2) Taman Safari, (3) Taman Wisata Mekarsari, (4) Gunung Salak Endah (GSE), (5) Curug Seribu, (6) Curug Cigamea, (7) Kawah Ratu, (8) Air Panas di Lokasi Cipanas, (9) Curug Luhur, (10) Curug Ngumpet, (11) Gua Gadawang, (12) Mata Air Panas Lokapurna, (13) Bumi Perkemahan Gunung Bunder, (14) Kampung Wisata Tradisional Cinangneng, (15) Wisata Religius, (16) Curug Nangka, (17) Wana Wisata Sukamantri, (18) Curug Bandung, (19) Curug Lontar dan Curug Karacak, (20) Air Panas Ciseeng, (21) Batu Tulis Ciaruteun, (22) Lido, (23) Batu Tapak, (24) Curug (Air Terjun) Cilember, (25) Penangkaran Rusa, (26) Telaga Warna, (27) Setu Gunung Putri, (28) Setu Cikaret, (29) Setu Citatah, (30) Setu Kemuning, (31) Setu Tonjong, (32) Kawasan Puncak/Bogor – Cipanas, (33) Situ Kandondong, (34) Setu Cigudeg, (35) Setu Pasir Maung, (36) Setu Terate, (37) Petik Teh di Perkebunan Teh Gunung Mas – Puncak, (38) Sentul City, (39) Kampung Cimande, (40) Kawasan Wisata Kampung Pending, (41) Kebun Durian Warso (Warso Farm), dan (42) Kebun Wisata Pasir Mukti (KaWePe).

Masjid Atta’awun – Puncak

Jika melintasi jalur Puncak menuju Cipanas, pastilah melewati Masjid Atta’awun. Kemegahan masjid ini tampak jelas dari kejahuan, karena letaknya yang tinggi, diantara pegunungan. Masjid yang dibangun 1997 ini, kini dikelola oleh Yayasan Dharma Bhakti dan pembangunannya diprakarsai oleh R. Nuriana, Gubernur Jawa Barat saat itu.

Arsitektur masjid tampak unik dan terlihat kokoh. Interior dalam masjid berlantai tiga ini juga terlihat luas dan indah, dindingnya didominasi kaca tembus pandang. Bila berada di dalam masjid, wisatawan bisa melihat pemandangan luar. Tampak hamparan kebun teh yang luas. Sedangkan kalau wisatawan melihat dari luar, kubah masjid ini terlihat menyerupai jamur, yang menurut salah satu pengurus masjid, asitektur kubah yang menyerupai jamur ini merupakan hasil kesepakatan bersama. Karena selain masjid ini berada di daerah dingin juga karena bentuk jamur itu sendiri seperti payung, yang berarti memayungi dan melindungi.

Pada halaman masjid banyak terdapat pedagang yang menjajakan berbagai makanan, jajanan dan suvenir, baik yang ada di kios maupun yang cuma menggelar di meja kecil. Masjid yang diresmikan oleh R. Nuriana pada 25 Maret 1999 ini rutin mengadakan dzikir dan doa bersama setiap satu bulan sekali, tepatnya setiap malam minggu pada minggu kedua, dimulai pukul 24.00 WIB.

Taman Safari

Lokasi daya tarik wisata ini adalah di Jalan Raya Puncak, Cisarua – Bogor.

Di Taman Safari Indonesia, marga satwa akan hidup bebas didalam lingkungan yang mendekati habitat alaminya. Di sini pengunjung dapat menyaksikan secara akrab seluruh tingkah laku satwa liar dan jinak yang jumlahnya tidak kurang dari 400 ekor, diantaranya terdapat Lion, Tiger, Cheetah, American Black Cear, Brown Bear, Zebra American, Bison, Watussi, Lamma, African Elephant dan banyak lagi binatang langka yang dapat pengunjung saksikan.

Kelebihan yang dimiliki taman margasatwa ini dibandingkan dengan taman margasatwa lainnya di Indonesia adalah pengunjung dapat langsung melihat satwa liar dari dalam kendaraan yang pengunjung tumpangi, dilengkapi juga dengan tempat rekreasi dengan fasilitas yang menarik.

Taman Wisata Mekarsari

Taman Wisata Mekarsari merupakan salah satu pusat pelestarian keanekaragaman hayati buah-buahan tropika terbesar di dunia, khususnya jenis buah-buahan unggul yang dikumpulkan dari seluruh daerah di Indonesia, sekaligus merupakan tempat penelitian budidaya (agronomi), pemuliaan (breeding) dan perbanyakan bibit unggul untuk kemudian disebarluaskan kepada petani dan masyarakat umum.

Taman wisata ini berlokasi di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Untuk menuju ke lokasi ini bisa dicapai dengan angkutan umum dari Jakarta, Bogor maupun Bekasi, jurusan yang menuju ke Jonggol.

Taman seluas 264 hektar ini dilengkapi dengan sarana wisata untuk wisatawan nusantara maupun mancanegara. Wisata di tengah taman buah didukung oleh berbagai wahana yang mendekatkan pengunjung kepada alam, di antaranya:

1)        Family Garden,

2)        Rekreasi Danau (20 ha),

3)        Baby Zoo,

4)        Rusa Tutul,

5)        Garden Center,

6)        Greenhouse Melon,

7)        Outbound,

8)        Bunga Bangkai,

9)        Kids Fun Valley,

10)    Menara Pandang,

11)    Bangunan Air Terjun (Puri Tirto Sari).

Kegiatan-kegiatan yang menjadi favorit pengunjung antara lain:

1)        Company Gathering,

2)        Piknik Keluarga,

3)        Wisata Kebun Buah/Sayur,

4)        Barbeque,

5)        Senam Pagi,

6)        Fruitwalk (jalan-jalan di kebun buah).

Gunung Salak Endah (kawasan wisata Gunung Salak Endah)

kawasan wisata Gunung Salak Endah terletak di sebelah Barat Kabupaten Bogor, jarak tempuhnya kurang lebih 40 Km dari Kota Bogor. Kawasan kawasan wisata Gunung Salak Endah merupakan hamparan pegunungan yang masih alami, sejuk dan udaranya segar.

kawasan wisata Gunung Salak Endah yang oleh Pemda Kabupaten Bogor dijadikan alternatif objek wisata Puncak. Sampai saat ini belum terkelola dengan baik dan profesional mengingat membutuhkan dana relatif besar serta belum adanya investor yang berminat berinvestasi di sana.

Masterplan tentang objek wisata kawasan wisata Gunung Salak Endah ini pun sudah disiapkan Pemda Kabupaten Bogor, dengan perubahan infrastruktur yang baik serta dapat dilalui dari berbagai akses mulai dari daerah Bogor bagian barat yang terdapat jalan tembus hingga ke daerah Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Objek wisata kawasan wisata Gunung Salak Endah yang memiliki ketinggian 2.211 meter di atas permukaan laut (dpl) ini memiliki pemandangan sangat indah. Untuk menuju ke lokasi kawasan wisata Gunung Salak Endah, dapat ditempuh melalui jalan provinsi yang menuju ke arah Kecamatan Leuwiliang. Pintu masuk menuju lokasi kawasan pariwisata itu dapat memalui dua jalur, masing-masing melalui Desa Cibatok, Kecamatan Cibungbulang dan Desa Cikampak, Kecamatan Ciampea. Dari dua lokasi jalan masuk di dua desa itu, kendaraan dapat masuk ke lokasi dan kondisi jalan relatif sudah cukup baik untuk dilalui kendaraan.

Di kawasan kawasan wisata Gunung Salak Endah, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang sulit ditemui di daerah lain, seperti bentuk air terjun, sumber air panas, kawah ratu Gunung Salak dan telaga serta kesejukan alam pegunungan yang dinilai masih asri dibanding Puncak. Objek wisata kawasan wisata Gunung Salak Endah sendiri oleh Pemda Kabupaten Bogor dipusatkan di Kampung Rawalega yang di lokasi itu sudah terdapat beberapa bungalo atau vila dan tempat peristirahatan.

Dipusatkannya objek wisata kawasan wisata Gunung Salak Endah di Kampung Rawalega ini pun mengingat para pengunjung yang akan menikmati objek-objek wisata yang ada di sekelilingnya, cukup hanya berjalan kaki saja. Selain itu, dari lokasi Rawalega akan dapat menikmati pemandangan yang unik, yakni apabila malam hari saat udara sedang tidak hujan, para pengunjung dapat melihat gemerlapnya lampu di Bandara Soekarno-Hatta di Provinsi Banten.

Kawasan wisata Gunung Salak Endah memiliki objek wisata enam air terjun (Nangka, Luhur, Cihurang, Ngumpet, Sewu dan Cigamea), satu pemandian air panas (Gunung Picung) dan satu wisata kawah (Kawah Ratu).

Curug Seribu

Terletak ± 7 Km dari Loka Purna. Curug Seribu dengan ketinggian airnya mencapai 100 meter dapat dicapai dari Rawalega.

Curug Cigamea

Curug Cigamea berlokasi di Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor yang merupakan bagian dari kawasan wisata Gunung Salak Endah. Bila pengunjung mengunjungi kawasan wisata ini dari arah Leuweliang, maka curug Cigamea merupakan air terjun pertama kali yang akan pengunjung temui sebelum kelima air terjun lainnya.

Ketinggiannya air terjunnya tidak melebihi 50 meter namun lingkungan alam yang masih asli dan udaranya yang segar membuat pengunjung ingin berlama-lama di sana. Curug Cigamea yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki sepengunjungr 15 menit dari Rawalega. Letaknya tidak jauh dari jalan menuju ke Pasir Reungit dan menuju Kawah Ratu dan Curug Seribu ± hanya 0,5 Km saja.

Untuk menuju ke lokasi air terjun, pengunjung diharuskan berjalan kaki dari areal parkir, melalui jalan menurun + 350 meter. Selama dalam perjalanan, setidaknya tercatat tiga air terjun tambahan berada disisi kanan jalan. Masing-masing dengan ketinggan berkisar antara 5 hingga 10 meter namun dengan debit air yang kecil dan berada dibalik rimbunnya daun pepohonan. Kondisi jalan menuju lokasi berupa jalan setapak yang telah terbuat dari batu dan tersusun rapi dalam bentuk susunan anak tangga. Di beberapa bagian jalan terdapat tempat peristirahatan, untuk melepas lelah sejenak sambil menikmati air terjun dari kejauhan. Warung-warung penjual makanan juga tersedia, siap melayani dengan hidangan sederhana berupa mie rebus atau sekedar secangkir kopi susu panas.

Setibanya di lokasi, nampak jelas bahwa Curug Cigamea terdiri dari dua buah air terjun utama dengan karakter yang berbeda. Air terjun pertama yang lebih dekat dengan jalan masuk, berupa air terjun dengan tebing curam menyerupai dinding dan didominasi bebatuan warna hitam. Tipe air yang jatuh lebih bersifat percikan air yang langsung melimpah jatuh dari atas cukup deras meskipun nampak jelas tidak sederas/sebesar air terjun kedua. Hal ini pula yang menjadikan alasan kolam limpahan air yang berada dibawahnya tidak luas dan dalam, sehingga tidak bisa digunakan untuk berenang. Letaknya yang terbuka, memungkinkan pengunjung untuk berada disisi kiri dan kanan dari air terjun.

Air terjun kedua berjarak kurang lebih 30 meter dari air terjun pertama dan berada dicelah tebing. Bebatuan tebing berwarna hitam berpadu dengan corak garis warna coklat kemerah-merahan nampak terlihat jelas dan memberi nuansa sendiri saat melihatnya. Air yang mengalir lebih mirip dengan aliran sungai dengan ukuran lebar yang semakin kebawah semakin melebar dan debit air yang cukup tinggi. Sepintas bila dilihat dari bawah, sumber air yang berada di atas air terjun kedua ini berada sedikit dibawah air terjun pertama, padahal sebenarnya tidak. Dari hasil pengamatan mulai dari masuk lokasi ini, terlihat jelas bahwa air terjun kedua ini memiliki ketinggian yang lebih tinggi dari air terjun pertama, namun karena tertutup oleh rimbunnya pepohonan dan adanya bagian tanah yang sedikit menjorok kemuka, praktis bagian atasnya tidak bisa dilihat saat berada dibawah lokasi. Asumsi saya, sepengunjungr 50 persen dari tinggi sebenarnya air terjun ini, tidak bisa dinikmati dari bawah lokasi.

Kolam limpahan air yang ada dibawah air terjun kedua ini, memiliki kedalaman dan luas yang cukup untuk sekedar bermain air maupun berenang. Warna air yang biru kehijau-hijauan dibagian tengah kolam menandakan bahwa dibagian tersebut cukup dalam. Bahkan pengunjung dapat memanjat tebing untuk kemudian melompat dari ketinggian 2 meter ke bagian tengah kolam. Cukup ramai pengunjung yang datang pada siang itu. Terkadang tak segan pengunjung pria melepas baju dan celana, hanya memakai pakaian dalam kemudian menyeburkan diri, berenang hingga ke bagian tengah kolam.

Lokasi wisata ini tidak cocok untuk berkemah karena kondisi alamnya yang berupa tebing curam, namun setidaknya menikmati dua air terjun yang berbeda dalam satu lokasi, nampaknya bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk mengunjunginya.

Kawah Ratu

Dari kawasan wisata Gunung Salak Endah wisatawan dapat menikmati pemandangan Kawah Ratu yang terletak di Desa Gunungsari dan berjarak 9 kilometer dari bumi perkemahan yaitu tempat terakhir bisa berkendaraan, yang selanjutnya harus berjalan kaki untuk menuju ke lokasi Kawah Ratu. Kawah ini terletak pada ketinggian 1.338 m Dpl dengan suhu 10-20 oC dan memiliki luas + 30 Ha. Keistimewaan dari Kawah Ratu ini dibandingkan dengan kawasan lain seperti di Tangkuban Perahu, antara lain aktivitas geologinya. Sepanjang hari kepuncan selalu mendidih dan mengeluarkan gas alam sulfat (H2S) dengan baunya yang khas dan kadang mengeluarkan suara gemuruh.

Air Panas di Lokasi Cipanas

Wisatawan dapat menikmati mandi air panas di lokasi Cipanas yang terletak 2 kilometer dari Loka Purna ke sebelah Barat.

Curug Luhur

Curug ini terletak di Desa Gunung Malang Kecamatan Gunung Malang. Untuk menuju ke lokasi itu dapat dilalui lewat tiga jalan yaitu, melalui Ciomas, kemudian tiba di lokasi Curug Luhur. Juga dapat ditempuh melalui Ciomas, Kota Batu (Pancoran) dan Dermaga denagn route dari arah Bogor ± 25 Km, dari arah Cibinong ± 35 Km. Sedangkan dari arah Jakarta ± 82 Km.

Dinamakan Curug Luhur (tinggi) karena ketinggian mencapai + 50 meter dengan lingkungan yang alami serta pemandangan yang indah, curug ini tak kalah dengan obyek wisata lainnya. Fasilitas yang ada di sepengunjungr lokasi adalah penginapan, rumah makan, mushola dan lain-lain.

Curug Ngumpet

Sesuai dengan namanya ngumpet berarti “tersembunyi”, curug ini terlihat agak tersembunyi. Dengan panorama alam dan keasriannya, curug ini tak kalah menarik dengan curug lain. Ketinggian ± 45 m, route yang harus ditempuh menuju obyek wisata tersebut ± 38 km dari arah Bogor, jika dari Gunung Sari ± 9 Km, lalu dilanjutkan dengan jalan setapak ± 200 m.

Gua Gadawang

Gua Gadawang terjadi akibat proses alami dari batu-batu yang mengandung kapur, dan para pengunjung dapat memasuki gua itu dengan dibantu pemandu jalan yang sudah ada di sana. Nama Gudawang berasal dari kata “Kuda Lawang” yang artinya buntut/ekor kuda yang di kepang.

Mata Air Panas Lokapurna

Mata Air Panas Lokapurna terletak di Kampung Ciparay Desa Gunung Sari. Di sana terdapat juga fasilitas kolam renang, kamar pemandian, mushola dan lain-lain.

Bumi Perkemahan Gunung Bunder

Perkemahan Gunung Bunder, letaknya di Leuwiliang, lereng Gunung Salak.

Wana Wisata Gunung Bunder seluas 8,75 ha terletak pada wilayah kerja pengelolaan hutan RPH Gunung Bunder BKPH Leuwiliang, KPH Bogor, yang secara administratif pemerintahan termasuk Desa Gunung Bunder, Kecamatan Cibungbulang KPH Bogor.

Wana wisata ini terletek pada ketinggian 830 m dpl, konpigurasi lapangan umumnya datar sampai bergelombang. Kawasan ini mempunyai curah hujan 4000 mm/tahun dngan suhu udara rata-rata 230 C.

Wana Wisata ini terdiri dari hutan tanaman (Rasamala dan pinus) Sumber air yang ada berupa sungai yang saat ini dimanfaatkan dengan cara mengalirkannya melalui parit untuk keperluan MCK dan air minum.

Potensi visual menuju lokasi yang menarik adalah berupa pemandangan pegunungan dan persawahan yang menghijau sedangkan gejala alam/potensi visual lansekap di dalam kawasan yang menarik adalah berupa pemandangan pegunungan dan persawahan yang menghijau sedangkan gejala alam/potensi visual lansekap di dlam kawasan yang mempunyai daya tarik terhadap pengunjung adalah pegunungan, air terjun dan panorama malam kota Bogor.

Wana Wisata ini selain digunakan untuk wisata berkemah. Untuk kegiatan berkemah tersedia satu kompleks perkemahan dengan kapasitas tampung keseluruhan 30 unit kemah (400 orang pekemah).

Bumi Perkemahan Gunung Bunder diresmikan sepengunjung 1982, oleh Menteri Kehutanan. Luas lokasi sepengunjungr 30 ha dan biasanya dipenuhi pelajar dan mahasiswa ketika tiba musim libur sekolah dan liburan akhir tahun.

Kampung Wisata Tradisional Cinangneng

Kampung Wisata Cinangneng yang terletak di Jl. Babakan Kemang, Kecamatan Ciampea. Kampung Wisata Tradisional Cinangneng – Ciampea, merupakan obyek wisata yang menarik, karena di sini pengunjung dapat melihat atau terjun langsung dalam suasana alam pedesaan, seperti membajak sawah, memandikan kerbau, menanam padi, bahkan menginap serta menikmati makanan khas pedesaan.

Bagi wisatawan yang ingin berwisata dalam suasana pedesaan, khususnya kepada siswa sekolah, melalui program yang diberi nama Tour Poelang Kampung. Di sana pengunjung akan diajari berbagai ketrampilan khas warga desa seperti membungkus nasi timbel, membuat wayang dari daun singkong, belajar tari jaipong, bermain gamelan, atau membuat kue. sTak hanya itu, yang paling mengasyikkan adalah jalan-jalan keliling kampung dan sekaligus “praktek” menjadi warga desa, seperti belajar bermain angklung dan menyanyi lagu Sunda, belajar menanam, menggarap atau memanen padi. Ada lagi yang tak kalah serunya adalah memandikan kerbau, bermain ala permainan anak desa dan berkreasi dengan huruf dan warna di atas caping (topi petani).

Selama satu jam, rombongan akan diajak berkeliling kampung dengan berjalan kaki. Dalam perjalanan mereka diperkenalkan dengan berbagai tanaman yang selama ini mungkin hanya mereka kenal namanya saja seperti tanaman kopi, kacang panjang, timun, melinjo, atau bengkuang. Setelah puas berkeliling, rombongan diajak bersantai untuk tea break dengan berkunjung ke rumah warga, dan di sana mereka dijamu dengan minuman teh dan gorengan seperti singkong goreng, pisang goreng atau ubi.

Wisata Religius Pura Parahyangan Agung Jagatkhartha

Selain obyek wisata alam dan prasasti, pada daerah tujuan wisata Bogor Barat terdapat pula wisata agama atau religius, salah satunya adalah Pura Parahyangan Agung Jagatkhartha, dengan arti Alam Dewata yang sangat sempurna kesuciannya. Pura ini merupakan pura tersebar di Jawa Barat, dan merupakan stana (tempat tinggal) dari Prabu Siliwangi dan seluruh leluhur di Jawa Barat. Setiap minggunya banyak dikunjungi oleh peziarah dari Bogor maupun dari daerah lain.

Curug Nangka

Curug ini berjarak + 15 km dari jantung Kota Bogor, berada pada ketinggian + 750 mdpl, dan letaknya berdekatan dengan wana wisata bumi perkemahan Sukamantri, di Desa Ciapus Kecamatan Taman Sari. Udaranya sejuk dengan hamparan hutan pinus yang indah. Di daerah ini terdapat pula obyek wisata budaya (pure) sebagai sarana peribadatan umat hindu Bali. Di lokasi obyek wisata ini dapat di nikmati tiga buah air terjun dengan ketinggian antara 10-20 meter yang msing-masing air terjun tersebut memiliki keunikan sendiri-sendiri. Fsilitas yang di sediakan adalah terdapatnya aral berkemah (camping ground), Lapangan parkir, MCK, mushola,warung wisata.

Wana Wisata Sukamantri

Wana wisata seluas 5 ha menurut wilayah pengelolaan hutan WW Sukamantri termasuk RPH Sukamantri BKPH Ciawi KPH Bogor, sedangkan menurut administrasi pemerintahan termasuk desa sukamantri, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Wana wisata ini terletak pada ketinggian 750 m dpl, konfigurasi lapangan umumnya bergelombang. Kawasan ini mempunyai curah hujan 4000 mm/tahun dengan suhu udara 25 0 C.

Wana wisata ini terdiri dari hutan tanaman (Agatis, Rasamala dan pinus). Sumber air yang ada berupa sungai kecil yang saat ini dimanfaatkan dengan cara membendung (bak penampungan) untuk keperluan minum dan MCK. Potensi visual lansekap menuju lokasi cukup menarik dengan pemandangan alam berupa pegunungan dan perkebunan, sedangkan gejala alam/potensi visual lansekap di dalam kawasan yang mempunyai karakteristik khas adalah tegakan tanaman hutan dan panorama kota Bogor.

Wana wisata (WW) ini digunakan untuk wisata berkemah dan outdoor games seperti war games dll. Untuk kegiatan berkemah ini tersedia dua kompleks perkemahan dengan kapasitas tampung keseluruhan 20 – 30 unit kemah (300 orang pekemah).

WW Sukamantri yang status arealnya merupakan hutan produksi dimanfaatkan sebagai Bumi Perkemahan sejak tahun 1980. Bumi perkemahan ini potensial untuk dikembangkan sebagai arena pelatihan jungle survival, pelatihan konservasi dan pengenalan alam sepengunjungrnya.

Pada hari-hari tertentu banyak para pengunjung yang datang, untuk melaksanakan ziarah mencari jodoh ke makam keramat Embah Mangun Jaya yang biasa disebut keramat legok handeuleum. Dan sebagian lagi ke makam keramat Ciomas Sukamantri Nyi Emas Dewi Diah Larasati yang menurut juru kunci (H. Ukay) Nyi Dewi Diah Larasati mempunyai nama asli Siti Dewi Nyi Emas Diah Larasati yang berasal dari panjalu Galuh Pakuan Pajajaran Bogor, putri dari Sri Baginda maha Raja hariang Kencana Ngora, Nyi Omas oleh ayahandanya diberi tugas untuk mencegah keributan antara kerajaan Pajajaran bogor dengan kesultanan Banten. Sedangkan Embah Mangun jaya merupakan anak Tumenggung Arca Domas dari Cirebon Girang yang bernama pangeran Panjuan salah astu cucu dari Prabu Siliwangi.

Embah Mangun Jaya datang ke Sukamantri bertugas untuk menyebarkan agama Islam dan sampai meninggalnya, beliau dimakamkan dilegok Handeuleum Gunung Salak, apabila pengunjung akan berziarah melalui Buper sukamantri. Sedangkan lokasi pemakaman Nyi Omas Dewi Larasati di pemakaman keramat Ciomas Sukamantri, yang kondisi jalannya melalui jalan setapak proyek AUP dengan waktu tempuh sepengunjungr 10 menit.

Curug Bandung

Adalah air terjun yang sangat indah, terletak di Desa Pangradin Kecamatan Jasinga, Jarak tempuh dari kota jasinga sampai pangkalan ojek ± 3 Km, dilanjutkan dengan ojek motor ± 3 Km dan dilanjutkan lagi dengan berjalan kaki ± 2 Km.

Curug Lontar dan Curug Karacak

Ternyata Leuwiliang juga memiliki obyek wisata yang sangat potensial, air terjun / Curug Lontar dan Curug Karacak merupakan potensi air terjun yang sangat menarik.

Air Panas Ciseeng

Air Panas Ciseeng adalah sebuah Gunung Kapur di tengah persawahan yang mengeluarkan air panas dengan kadar belerang yang sangat tinggi, di mana air tersebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Air Panas Tirta Sanita Ciseeng terletak di Kecamatan Parung Desa Bojong Indah + 26 km dari Kota Bogor. Wisatawan dapat menempuh perjalanan selama kurang lebih 45 menit dengan kendaraan Bogor-Parung-Ciseeng.

Para pengunjung dapat naik ke atas pegunungan untuk melihat pemandangan alam sepengunjungrnya dan dari jauh pegunungan terlihat seperti salju serta daerah sepengunjungr tersebut dapat dimanfaatkan sebagai daerah perkemahan.

Batu Tulis Ciaruteun

Daerah Tujuan Wisata Bogor Barat mempunyai banyak kekayaan seni dan budaya, di antaranya merupakan peninggalan zaman prasejarah seperti Batu Tulis Ciaruteun. Terletak di tepi sungai Ciaruteun perbatasan Kecamatan Ciampea dan Kecamatan Cibungbulang. Pada lokasi Batu Tulis Ciaruteun ini pula terdapat peninggalan sejarah lainnya seperti :

  1. 1.        Prasasti Kebon Kopi I, yang terdapat telapak kaki gajah Airwata sebagai kendaraan Raja Purnawarman,
  2. 2.        Prasasti Kebon Kopi II, yang letaknya berada di sungai dan terdapat tulisan bahasa Sansekerta berhuruf Pallawa.

Peninggalan lain seperti: Batu Dakon, Prasasti Jambu, Garisul dan Kampung Adat Urug yang merupakan kekayaan Kabupaten Bogor yang tak ternilai harganya.

Perjalanan ke lokasi harus ditempuh dengan berjalan sejauh 2 km.

Lido

Lido letaknya di desa Cigombong/Wates Jaya, pada km 21 Jalan Raya Ciawi-Sukabumi di mana hanya dengan menghabiskan waktu 15 menit. Danau ini berada di pinggir Jalan Raya Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Cijeruk, Bogor.

Lido adalah salah satu tempat di Jawa Barat yang sangat terkenal dengan kecantikan alamnya. Danau alami yang membentang, dikelilingi aneka pepohonan dan areal karet yang menjadikan Lido sebagai tempat rekreasi yang mengesankan.

Di tengah danau terdapat hotel, restoran, area rekreasi, sanggar musik, bilyard dan juga sarana kedirgantaraan/paralayang dll. Di sebelah utara terdapat pemancingan sedangkan di sebelah timur Membentang lapangan golf, hotel serta fasilitas terbang layang, sedangkan di bagian lain pengunjung temukan kolam renang, rakit bambu dan yang menarik lagi wisatawan dapat menyewa pesawat ultra light dengan bantuan pilot senior.

Batu Tapak

Situs Batu Tapak merupakan peninggalan jaman Raja Mahawarman. Di puncak bukit terdapat batu ampar yang besarnya 2 x 2 m. Dari sini bisa melihat keindahan pemandangan di sepengunjungr, seperti hamparan sawah dan kali Cipamingkis. Situs ini berlokasi di Kampung Bojong Honje Desa Pabuaran, Kecamatan Suka Makmur.

Curug (Air Terjun) Cilember

Curug Cilember berlokasi di daerah Bogor. Tepatnya berada di Desa Jogjogan Kecamatan Cisarua, 20 Km dari Bogor. Hanya berjarak ± 10 km dari pintu tol Ciawi. Bila mengendarai mobil dari Jakarta bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam.

WW Curug Cilember seluas 7 hektar terletak di Desa Jogjogan Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, berada dibawah pengelolaan RPH Cipayung BKPH Bogor.

Wana wisata ini terletak pada ketinggian 900 m dpl, konfigurasi lapangan umumnya bergelombang sampai berbukit. Kawasan ini mempunyai curah hujan 4000 mm/tahun dengan suhu udara 18 – 230 C.

Banyak yang belum mengetahui keberadaan dan keindahan dari Curug Cilember ini. Padahal Curug Cilember mempunyai daya tarik tersendiri, dengan kesejukan alamnya yang terasa segar dan alami. Begitu mendekati area wana wisata Curug Cilember, Pengunjung sudah bisa merasakan nuansa kesejukan dan kesegaran, diiringi gemericik air laksana musik nan merdu, ditambah pula dengan panorama alam yang begitu indah.

Keramahan alam, dengan bunga Anggrek yang begitu mempesona baik yang alami maupun hasil silang turut menyambut kedatangan Pengunjung setiba di sini. Pengunjung dapat menyaksikan kecantikan 12 spesies satwa kupu-kupu di taman bunga. Satwa ini terpelihara dan terjaga dengan baik.

Di sini terdapat pula Laboratorium penangkaran kupu-kupu yang akan melengkapi pengetahuan Pengunjung tentang satwa kupu-kupu dari berbagai jenis. Selain itu, kami menyediakan Camping Ground, untuk Pengunjung yang ingin beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke obyek utama Curug Cilember.

Bagi Pengunjung yang ingin bermalam di sini, tersedia fasilitas penginapan yang berada diantara pohon-pohon pinus yang rindang. Salah satu obyek yang menarik di sini adalah terdapatnya tujuh (7) curug berurutan dengan airnya yang jernih, segar mengalir sampai ke sungai Cilember, Cisarua. Semuanya dapat pengunjung nikmati dengan berjalan mendaki di sela-sela pohon Pinus. Untuk sampai ke Curug yang ke tujuh waktu yang ditempuh lebih kurang 3 jam berjalan kaki.

Bagi Pengunjung yang mempunyai hobi hiking maupun tracking, setelah melewati ke tujuh curug tadi Pengunjung dapat melanjutkan petualangan dengan mendaki hutan pinus. Pengunjung dapat menyaksikan keindahan hutan pinus yang sangat alami. Sungguh pengalaman indah yang tak terlupakan. Ajaklah keluarga Pengunjung untuk menyaksikan keindahan Curug Cilember.

Wana wisata ini terdiri dari 2 ha hutan tanaman (Agathis, Rasamala dan Pinus), potensi visual lansekap menuju lokasi cukup menarik dengan pemandangan alam berupa pegunungan dan perkebunan, sedangkan bentang alam/potensi visual lansekap di dalam kawasan yang mempunyai karakteristik khas adalah tegakan tanaman hutan dan panorama kota Bogor.

Wana wisata ini digunakan untuk wisata berkemah. Untuk kegiatan berkemah ini tersedia dua kompleks perkemahan.

Curug Cilember memiliki tujuh buah air terjun, dengan jeram tertinggi 30 meter. Namun Curug (air terjun) yang paling banyak dikunjungi adalah curug yang keempat. Curug keempat ini diyakini berkhasiat sebagai obat awet muda, mempercepat dapat jodoh serta dapat menyembuhkan penyakit.

Tepat di atas lokasi curug 7 tedapat sebuah makam keramat yang setiap harinya sering dikuknjungi oleh masyarakat, untuk berziarah, dan mencari berkah. Menurut sejarah makam ini bernama makam Embah Jaya Sakti yang masih memiliki garis keturunan Prabu Siliwangi dari kerajaan Pajajaran.

Berdasarkan keterangan Bapak Mahdi yang dipercaya sebagai juru kunci embah Jaya Sakti juga masih memiliki hubungan darah dengan Tubagus Arifin yang berada di Kiaralawang bogor (Kebun Raya Bogor). Biasanya penziarah mencapai puncaknya pada setiap bulan Rabiul awal.

Konon Curug Cilember juga merupakan tempat mandi para putri dari kayangan. Bahkan bebnerapa penduduk diantaranya Enus (70 th) orang pertama yang tinggal di sepengunjungr curug Cilember, pernah melihat sekitar 7 putri cantik yang sedang mandi dan bercengkraman di curug keempat.

Penangkaran Rusa

Lokasi penangkaran rusa ini berada di Desa Buangjaya, Kecamatan Cariu. Berada di perlintasan jalan raya Cileungsi-Jonggol, dengan luasnya berkisar 5 hekar. Jika dari tol Cibubur jaraknya lebih kurang 40 km. Jenis rusa yang ada terdiri dari jenis rusa totol (Axis-Axis), rusa jawa (Timorensis) dan rusa bawean (Azis Kuhli).

Telaga Warna

Telaga warna merupakan objek wisata danau kecil yang berada di Kecamatan Cisarua, tidak jauh dari puncak pass. Air danau ini dapat berubah warna-warni sesuai dengan alam saat itu, kadang-kadang merah, kuning atau hijau. Mitos yang berkembang bahwa bagi siapa yang membasuh muka dengan air telaga ini akan selalu terlihat awet muda.

Setu Gunung Putri

Terletak di sebelah pintu tol Gunung Putri Juga cukup menarik untuk di kunjungi dan bersantai ria. Danau buatan ini memiliki luas ± 9 Ha dan pasokan air danau Gunung Putri didapat dari sumber sendiri berupa mata air yang besar dengan sumber sendiri berupa mata air yang cukup besar dengan diameter 60 cm yang posisinya ada di bawah Jalan Tol Jagorawi, dengan pengamanan pipa tebal ke arah setu.

Setu Cikaret

Merupakan setu yang dibuat pada tahun 1816 dngan membuat tanggul besar disebelah barat, luas setu ± 25 Ha, dengan air yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Terletak di Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Cibinong sangat cocok untuk bersantai, memancing serta rekreasi air, ± 700 meter arah utara Kantor Bupati Bogor.

Setu Citatah

Terletak di sebelah pusat pertokoan dan pasar kota Cibinong, setu ini pun mirip setu Cikaret, Pembuatannya dengan membuat tanggul bsar di arah utara dan dibangun pada sepengunjungr tahun 1820, luas setu ini ± 11 Ha dan airnya tidak pernah surut sepanjang tahun, airnya yang jernih mempunyai daya tarik dan psona yang mengagumkan bagi pngunjung

Setu Kemuning

Setu dengan panorama yang indah untuk rekreasi memiliki luas 20 Ha. Terletak di Kampung Sudimampir Desa Cimanggis Kecamatan Bojong Gede, Setu ini Diperkirakan di Bangun pada 1880 , Setu yang berbentuk teluk ini memiliki mata air yang tidak pernah kering sepanjang tahun.

Setu Tonjong

Dengan luas ± 14 Ha Terletak di Kampung Gunung Desa Tonjong Kecamatan Bojong Gede, setu dengan air jernih, untuk rekreasi dan bersantai, serta memancing Dibangun pada tahun 1883.

Kawasan Puncak/Bogor-Cipanas

Terdapat berbagai obyek wisata yang ramai dikunjungi di daerah Ciawi, Cipayung, Cisarua, Cipanas dan Puncak. Daerah yang mempunyai fasilitas relreasi, hotel, villa, restoran, kolam renang, tempat berkemah, dll. Juga dapat dipergunakan pengunjung sebagai tempat konfrensi/ seminar dan olah raga (gantole/hang gliding).

Situ Kandondong

Salah satu obyek wisata yang terletak di aral hutan, tempatnya di Desa Koleang Kecamatan Jasinga Kab Bogor dengan Jarak tempuh ± 42 Km dari Kota Bogor Ke Arah Barat, dengan Route Bogor Leuwiliang Jasinga.

Dilanjutkan lagi sepengunjung 3 Km menuju Situ Kandondong, dengan luas spengunjungn ± 10 Ha merupakan situ yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai tempat atraksi wisata tirta, karena bentuknya yang memanjang, misalnya Ski Air, Parasut (paralayang) dengan tenaga perahu boat (bargas), jet ski dll.

Setu Cigudeg

Merupakan setu yang ada di pusat kota Cigudeg, dengan luas 2 Ha, Setu ini ramai di kunjungi masyarakat unutk memancing dan rekreasi. Setu ini dibuat pada jaman Belanda sepengunjungr tahun 1720 dengan tujuan untuk cekdam dan mengairi sawah.

Setu Pasir Maung

Setu pasir maung berdiri sejak tahun 1930, dan merupakan danau Buatan dengan luas 4 Ha. Setu ini terletak di desa Dago Kec Parung Panjang.

Setu Terate

Berdiri Sejak tahun 1950, Merupakan danau buatan dengan luas 2 Ha, Setu ini terletak di Desa yang sama yakni Desa Dago Kec Parung Panjang, air di Stu ini didapat dari Sungai Cidangder dan Setu ini tidak pernah kering Sepanjang tahun.

Petik Teh di Perkebunan Teh Gunung Mas – Puncak

Saat menyusuri Jalan Raya Puncak, tepatnya di kawasan kebun teh, wisatawan dapat melihat ke arah perkebunan. Di sana sering terlihat para pemetik teh sedang menjalankan pekerjaannya. Mereka biasanya terlihat di tengah-tengah hamparan kebun teh, walaupun dikejauhan yang terlihat hanya bagian kepala dan topi capingnya saja.

Para pemetik teh ini berkisar antara 15 sampai 20 orang yang dihimpun dalam satu grup. Tugasnya hanya memetik daun teh pada bagian atasnya saja, kemudian daun-daun tersebut dimasukkan ke dalam keranjang yang ditaruh di belakang tubuhnya. Pemandangan pemetik teh ini memang salah satu obyek wisata menarik di kawasan Puncak.

Sentul City

Sentul City yang berlokasi di daerah Sentul Bogor ini merupakan sebuah kawasan yang memiliki panorama alam pegunungan dan suasana yang tenang jauh dari kebisingan Kota Jakarta. Untuk menuju ke sana, waktu yang bisa ditempuh lebih kurang satu jam dari Jakarta, melalui jalan Tol Jagorawi, lalu keluar di Pintu Tol Sentul Selatan.

Sentul City selain sebagai kawasan perumahan, juga sebagai tempat berlibur dan berekreasi. Berbagai aktivitas liburan dan rekreasi tersedia lengkap di sana, wisatawan pun bisa menggelar kegiatan meeting bersama rekan kerja. Beberapa sarana wisata yang tersedia di antaranya :

Taman Budaya

Di tempat ini wisatawan bisa melakukan berbagai aktifitas rekreasi seperti family gathering, kemping, acara ulang, arisan, reuni dan sebagainya. Semuanya bisa wisatawan lakukan dalam area yang luas dan berlatar belakang panorama pegunungan. Selain rekreasi, wisatawan juga bisa melaksanakan kegiatan meeting, seminar, workshop atau raker. Tersedia ruangan yang sudah dilengkapi peralatan pendukung dan pendingin ruangan.

Bush Trek

Bush Trek merupakan wahana petualangan yang dilakukan untuk memberikan pengalaman baru dan melatih mental serta kemandirian bagi yang melakukannya. Wisatawan akan berjalan menyusuri semak-semak, hutan, kubangan air dan rintangan-rintangan lainnya. Tidak itu saja, wisatawan juga dituntut untuk menggunakan intuisi dalam mengikuti games yang sudah dipersiapkan oleh instruktur. Selain diperuntukkan untuk anak-anak diatas 10 tahun, Bush Trek juga bisa diikuti oleh orang dewasa.

Ekowisata

Bagi yang suka traveling, sepatutnya wisatawan mencoba petualangan seru yang ditawarkan Sentul City ini. Ekowisata ini merupakan salah satu program yang dibuat oleh pengelola untuk melatih fisik dan mental serta untuk menambah pengalaman dalam menikmati kekayaan alam. Wisatawan akan berjalan kaki menyusuri perkampungan, sawah, hutan pinus sampai ke air terjun Gunung Pancar yang memiliki panorama menakjubkan. Dalam perjalanan wisatawan akan menemui berbagai aktivitas penduduk di sepengunjungr perkampungan dan para petani yang sedang bekerja di sawah. Jika mau, wisatawan pun bisa ikut bergabung sebentar, mengobrol atau ikut merasakan aktivitas mereka. Sungguh pengalaman berharga yang belum tentu wisatawan dapatkan di tempat lain.

Untuk menuju ke air terjun, wisatawan akan melewati hamparan sawah dengan melalui jalan setapak yang berkelok-kelok. Setelah berjalan lebih kurang satu jam, wisatawan pun akan sampai ke air terjun yang airnya begitu jernih. Percikan air yang jatuh seakan mengajak wisatawan untuk turun menginjakkan kaki di genangan airnya.

Sentul Wonderland dan Alam Fantasia

Program ini dirancang buat anak-anak, gunanya untuk melatih dan mengembangkan keberanian, kecepatan, ketepatan dan ketelitian. Berbagai aktivitas outbound yang bisa mereka lakukan seperti kolam pasir, halang rintang, papan goyang, titian tali, titian awi, menara rafling, rumah rimba, flying fox, rumah panggung, jembatan tali, individual challenge, spider net, ayunan tarzan, papan luncur, jebakan tali, dan bukit trek.

Soal keamanan, wisatawan tak perlu khawatir, karena instruktur yang dipersiapkan untuk semua aktivitas tersebut sudah terlatih dan berpengalaman. Di tempat ini juga anak-anak bisa bermalam dengan menggunakan tenda di area camping ground sambil menikmati api unggun. Selain Sentul Wonderland, ada lagi wahana wisata untuk anak-anak, yaitu Alam Fantasia. Merupakan sarana rekreasi dengan aneka permainan menarik dan menghibur, seperti : bumper car, gokart, slip car, airplane, ferris wheel, aladdin, convoy car, sky cycle, battery car, fancy train, dan trampolin. Di wahana wisata ini anak-anak bebas bermain sesuai dengan keinginannya, atau wisatawan juga bisa menggelar acara gathering, pentas seni atau ulang tahun di panggung fantasi yang sudah dipersiapkan.

Guest House

Rekreasi wisatawan terasa belum lengkap jika tidak menginap di Sentul City. Setelah puas seharian berekreasi bersama keluarga, wisatawan bisa beristirahat sambil bermalam di guest house yang disediakan oleh pengelola. Berbagai pilihan tipe guest house bisa dipilih, mulai dari 2 kamar sampai 5 kamar. Tarif sewa yang dipatok pun cukup terjangkau. Fasilitas yang tersedia dalam guest house di antaranya ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur full AC, dan dapur dengan peralatan memasak.

Di Sentul City semua aktivitas liburan wisatawan cukup dilakukan dalam satu tempat, mulai dari wisata petualangan, rekreasi sambil bermain sampai penginapan. Di samping itu masih ada lagi fasilitas pendukung lainnya, seperti kolam renang, restoran, mini parket dan pasar buah.

Sirkuit Sentul

Internasional Sentul adalah sebuah sirkuit balap yang terletak di desa Sentul, kecamatan Citeureup kota Bogor, Indonesia. Sirkuit ini sering digunakan untuk menyelenggarakan balap motor serta ajang Asian F3 dan tercatat pernah menjadi penyelenggara MotoGP hingga akhir tahun 1997.

Usaha dalam membangun sirkuit Formula Satu kedua di Asia setelah Jepang adalah di Indonesia, sepengunjung lima belas tahun yang lalu ketika Hutomo Mandala Putra – putra presiden Republik Indonesia kala itu H.M. Soeharto – mempelopori pembangunan sebuah sirkuit di Sentul.

Dengan panjang 4,12 kilometer, Sirkuit International Sentul diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penyelenggara Formula Satu, hingga akhirnya pada tahun 1997, krisis moneter di Asia menyebabkan hal tersebut menjadi tidak mungkin dilaksanakan. Rampung pada tahun 1994, fasilitas yang ada kini telah sedikit tertinggal oleh perkembangan jaman, hingga menyebabkan ia tidak cocok untuk menyelenggarakan ajang yang super cepat sekelas Formula Satu.

Namun, sirkuit ini tetap cocok bagi pembalap untuk berkompetisi di ajang Asian Formula 3 Super Series. Setelah diadakan beberapa perbaikan di beberapa bagian sirkuit untuk mencapai standar yang ditetapkan FIA untuk menyelenggarakan balapan seperti A1 Grand Prix, yaitu tingkat 2 (tingkat 1 adalah standar untuk menyelenggarakan balapan sekelas F1) maka sirkuit sentul akhirnya dapat menyelenggarakan A1 Grand Prix selama dua musim (2005-06 dan 2006-07).

Kampung Cimande

Untuk menuju ke Kampung Cimande, dari Jakarta, setelah keluar tol Ciawi bisa melalui jalan raya Sukabumi, melewati Kecamatan Cijeruk lalu sampai ke Kecamatan Caringin.

Pemandangannya yang indah, dan suasana desanya yang asri, bisa membuat batin pengunjung tenang bila bertandang ke sini. Pengunjung juga bisa melihat bagaimana kehidupan masyarakat Cimande sehari-hari. Apalagi di salah-satu desa di sini, yaitu Desa Tarikolot namanya, ada tempat pengobatan tradisional patah tulang. Banyak orang yang mengalami patah tulang berobat ke sini. Ada Pak Asep, ahli urut yang bisa pengunjung temui di sana. Tapi bukan cuma ia saja, di sana hampir 60 penduduknya pandai mengurut secara turun temurun. Di sini pengunjung bisa bayar seikhlasnya. Tapi kalau pengunjung nginap di sana, pengunjung akan dikenakan biaya makan. Tentu saja makan ala kadarnya. Kalau mau membawa sendiri makanan, tentu saja tidak dilarang.

Bagi pengunjung yang berobatnya lama, tentu lebih praktis jika menginap, karena tidak perlu bolak-balik. Selain bisa hemat ongkos, bagian yang patah kan tidak perlu jalan-jalan ke sana-sini, dan itu bisa memperlambat kesembuhan. Di sini ada yang menginap sudah 2 bulan bahkan ada sampai 3 bulan. Tapi tak tertutup kemungkinan ada juga yang berobat jalan. Mereka bisa membeli minyak urut yang dapat digunakan sendiri di rumah.

Kampung Cimande juga mashur dengan Silat Cimandenya. Cimande adalah jenis pencak silat yang mengandalkan tangan kosong untuk membela diri. Dalam arti, gerakan-gerakan yang dilakukan seorang pendekar menjadi gerakan yang mengeksploitasi anggota tubuh manusia sebagai anugerah Tuhan. Bahwa ada juga jurus atau gerakan yang menggunakan tongkat, itu lebih dimaksudkan sebagai simbol pengakuan: tubuh manusia, khususnya kedua tangan tetap saja memiliki berbagai keterbatasan. Selain membentuk kekuatan fisik, silat Cimande juga membentuk kekuatan batin dengan meningkatkan rasa kepercayaan diri dan menimbulkan kerendahan hati. Sebenarnya, makna yang terkandung dalam ilmu silat Cimande adalah penjabaran dari sebuah filosofi yang menuturkan bahwa di atas langit masih ada lagi langit lain yang lebih tinggi. Di atas puncak gunung, ada puncak gunung yang lebih tinggi. Sehebat apapun manusia, pasti ada manusia lain yang lebih hebat dan kuat. Dengan dasar filosofi itulah ajaran silat Cimande menuntun seseorang menjauhkan diri dari sifat kesombongan.

Awalnya silat Cimande dipopulerkan oleh Abah Kahir. Dialah yang pertama kali menciptakan aliran Cimande. Lelaki yang hidup sepengunjungr abad ke-17 dan tinggal di tepian sungai Cimande, Bogor, Jabar ini, menurut cerita, menciptakan jurus berdasarkan gerakan seekor monyet dan harimau. Inilah yang menjadikan Cimande menjadi terkenal dengan pencak silatnya. Bahkan sudah terkenal dengan nama silat Cimande.

Kawasan Wisata Kampung Pending

Kampung Pending berlokasi di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Di tengah suasana pedesaan, dilingkupi kebun campuran, area persawahan dan diapit dua sungai yang melintas kampung, Sungai Cisadane dan Cimande. Suasana tenang dan nyaman yang membuat pengunjung betah, apalagi jika pengunjung ditemani fasilitator yang piawai memandu program yang ditawarkan Kampung Pending.

Ada program Repling (Rute Pendidikan Lingkungan), pengunjung akan berjalan-jalan menyusuri sungai, kebun atau sawah dan belajar memahami interaksi alam dengan manusia. Kampung Pending juga menawarkan Program Trampil yang memberikan ketrampilan praktis seperti belajar memanfaatkan sampah kertas dan plastik menjadi barang berguna, atau belajar memantau kualitas air dengan cara yang sederhana dan aplikatif ataupun belajar berkebun, mengoptimalkan lahan agar berdaya guna.

Selain itu ada Program Pulang Kampung, pengunjung akan diajak untuk menyelami kehidupan masyarakat desa sehari-hari. Pengunjung akan diajak main ke sawah, jika beruntung pengunjung akan temui kerbau yang sedang membajak sawah. Pengunjung akan diajak pula main di sungai, ngojay bareng anak-anak kampung. Pengunjung juga diajak membuat kerajinan khas masyarakat dari bahan bambu. Ada juga program outbound, untuk melatih kekompakan tim dan meningkatkan rasa percaya diri.

Program-program tersebut dapat diikuti oleh siswa sekolah, keluarga maupun kalangan swasta. Harga program pun tidak mahal. Tim Kampung Pending juga dapat merancang program kombinasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung.

Kampung Pending juga dapat digunakan sebagai tempat seminar, lokakarya maupun pelatihan dengan harga yang terjangkau. Makanan yang ditawarkan adalah makanan khas Sunda yang nikmat disantap di tengah suasana pedesaan.

Kebun Durian Warso (Warso Farm)

Letaknya berada di Desa Cihideung, Kecamatan Cipelang. Untuk menuju ke tempat ini bisa melalui jalan alternatif Bogor-Caringin dan dapat ditempuh dari bogor dalam waktu kurang dari satu jam. Adalah seorang pensiunan anggota Korps Palat TNI AD yang bernama Soewarso Pawaka yang menjadi pemilik kebun durian yang luasnya mencapai 8,5 hektar ini.

Bagi pencinta buah durian dan ingin mendapatkan durian yang berkualitas tinggi, datang saja ke kebun durian Warso Farm. Kebun yang mulai dirintis sejak 7 tahun lalu ini mengkoleksi 7 jenis durian, yaitu : monthong, petruk, tembaga, sunan, lai, aspar dan simas. Total pohon yang ditanam sudah mencapai empat ratus pohon dan yang paling banyak dari jenis monthong. Selain kebun durian juga terdapat tanaman lain dan persawahan.

Pengunjung dapat menikmati durian yang berkualitas tinggi, juga dapat melihat pohon duriannya langsung, bahkan bisa juga memetiknya, serta melihat pemandangan yang indah disekitar kebun tersebut. Tersedia pula bibit durian berkualitas yang bisa dibeli.

Kebun Wisata Pasir Mukti (KaWePe)

Kebun Wisata Pasir Mukti (KaWePe) berada di daerah Citeureup Bogor. Dari Jakarta bisa ditempuh lebih kurang satu jam. Di sana banyak sekali tempat menarik yang dapat kita temui. Berikut beberapa di antaranya.

Kebun Buah

Kita bisa mengamati dan mempelajari aneka tanaman buah tropis untuk menambah wawasan pengetahuan. Kita juga dapat menikmati acara petik buah, yang merupakan salah satu acara andalan KaWePe.

Kebun Wisata Agro

Kebun Wisata Agro merupakan wisata yang ramah lingkungan dengan panorama hamparan sawah di antara kebun buah dan kolam ikan. Melalui wisata agro yang mendidik dan menghibur, kita akan diberikan pengenalan dan pengetahuan tentang pertanian.

Tambulampot

Tanaman buah dalam pot (Tambulampot) dibuat untuk menghemat area penanaman. Tersedia berbagai jenis tanaman buah, seperti jambu, belimbing dll. Tersedia juga paket pelatihan agrobisnis dan demo “tabulampot” bagi pengunjung.

Tanaman Anggrek

Aneka jenis anggrek seperti dendrobium, phalaenopsis, oncidium, cattleya serta aneka tanaman hias lainnya sungguh memikat mata. Tips dan demo perawatan diberikan kepada pengunjung. Anggrek tersebut bisa dibeli atau disewa untuk menghias rumah dan kantor.

Camping Ground

Lahannya lumayan luas dan berumput hijau di antara pepohonan dengan pemandangan asri kebun buah, hamparan sawah, aliran sungai dan bukit karang. Sangat pas untuk liburan keluarga, kegiatan retreat atau pun outbound.

Kolam Lumpur

Di kolam lumpur kita seakan kembali ke alam dan menjadi anak tani. Bisa juga mengikuti aneka permainan seperti tarik tambang, tangkap belut dan adu tinju di kolam lumpur, sungguh seru dan mengasyikkan.

Sumber :

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: